Menu

Inilah Beberapa Game Horor Yang Harus Banget Dijadikan Film

Dari sekian banyak game horor yang bertebaran, cuma segelintir yang berhasil tembus ke layar lebar. Padahal, banyak game horor yang layak buat diadaptasi dan diproduksi hingga jadi tontonan bagi para penggemar film horor di seluruh dunia. Kebanyakan, sih, alasan sebuah game ditolak buat diadaptasi adalah dianggap kurang atau enggak ngikutin tren. Yah, ujung-ujungnya, sih, masalah duit. Studio yang udah gelontorin duit banyak pasti mikir buat balik modal juga.

Padahal, ada banyak game horor yang bakalan keren banget kalau dijadiin film. Game-game ini nawarin kengerian yang enggak ada habisnya lewat keberadaan makhluk-makhluk “ajaib” yang mencekam. Ditambah lagi, alur cerita game-game ini juga menarik sehingga bikin pemainnya susah buat berhenti meski udah ditakut-takutin.

gue udah ngerangkum beberapa judul game horor yang patut dan layak buat diadaptasi ke layar lebar. Selain memang jalan ceritanya menarik, atmosfer horornya sukses bikin merinding dan udah dapat apresiasi dari banyak kalangan gamers. Game apa aja? Langsung aja lo kepoin di bawah.

1. Outlast (2013)

Pertama kali rilis di platform PC dan PS4 pada September 2013, Outlast langsung mencuri perhatian kalangan gamers. Demo yang dirilis meledak dan langsung jadi sorotan. Lo bakal mainin Miles Upshur, karakter jurnalis yang lagi investigasi ke sebuah rumah sakit jiwa yang dirumorin ngelakuin ekperimen terhadap pasiennya. Begitu sampai di sana, lo udah disambut sama mayat yang bertebaran dan seorang prajurit S.W.A.T yang ditusuk sama tombak panjang. Saat lagi meregang nyawa, si pasukan S.W.A.T sempat ngasih tahu lo buat pergi jauh-jauh dari rumah sakit. Sayangnya, pengalaman ngeri ini enggak bikin lo ciut dan terus ngelanjutin penyelidikan. Soalnya, lo tahu ada misteri besar yang harus lo singkap. Yang lo enggak tahu, udah ada monster bengis yang ngincar nyawa lo.

Di Outlast, lo enggak bisa ngelawan monster yang lo temuin. Lo cuma bisa lari dan sembunyi. Ini makin nambah ketegangan yang memang udah bikin ngeri dari awal. Adrenalin lo juga dijamin bakalan terpacu. Atmosfer horor dan ketegangan yang seakan enggak berhenti dari awal hingga akhir inilah yang bikin gue milih Outlast buat jadi kandidat utama game horor yang musti diadaptasi ke layar lebar.

2. Dead Space (2008)

Game ini kayak film Alien, tapi dengan kengerian yang jauh lebih berlipat! Mungkin ini gambaran singkat tentang Dead Space. Dengan kesuksesan yang udah diraih, baik dari seri pertama sampai seri ketiga, enggak salah kalau Dead Space berada di jajaran atas game dengan genre game horor terbaik.

Isaac Clarke adalah seorang teknisi di kapal USG Ishimura, salah satu kapal penambang yang kerjanya keliling luar angkasa buat mencari sumber energi baru. Di misinya yang ke-35, kapal penambang ini mendapatkan kejadian nahas. Sebuah virus menyebar ke seluruh kapal, membunuh hampir semua awaknya. Tersisa Isaac seorang diri. Dia harus berjuang melawan kawan-kawannya sendiri yang semuanya udah berubah menjadi Necromorph, monster ganas tanpa ampun yang mirip zombie. Monster ini punya tangan yang berbentuk sabit panjang yang siap nebas lo.

Perjuangan Isaac yang pantang menyerah dan kemampuannya buat ngelawan para alien, didukung sama senjata yang gokil, bikin game survival horror ini layak buat diadaptasi ke layar lebar. Sebelumnya, sih, udah ada film animasi Dead Space: Downfall (2008) yang jadi prekuel waralaba ini. Nah, kalau ada versi live action, tentu lebih mencekam, dong?

3. DreadOut (2014)

Yap, lo enggak salah lihat. Protagonis di game ini, Linda, adalah seorang siswi SMA asal Indonesia. Game horor besutan Digital Happiness ini mengusung makhluk astral khas Indonesia sebagai daya tariknya, seperti pocong, kuntilanak, sundel bolong, dan genderuwo. Ceritanya, Linda terjebak di sebuah kompleks sekolah yang udah ditinggalin. Berbekal smartphone, Linda harus berjuang buat menyelesaikan teka-teki di sekolah tua yang dipenuhi oleh kawanan hantu menyeramkan. Atmosfer nyeremin udah mulai terasa dari awal. Pasalnya, lo udah disuguhin lagu “Lingsir Wengi” yang udah ngasih suasana horor.

Pastinya, game hasil karya anak bangsa ini bakalan ngasih pengalaman yang dari game horor yang biasa lo mainin. Misalnya, lo pasti udah familier sama makhluk beringas yang ada di DreadOut. Setelah perilisannya, DreadOut kebanjiran ulasan positif, di antaranya dari situs IGN. Jadi, enggak salah kalau gue jadi nungguin DreadOut tampil di bioskop kesayangan.

4. F.E.A.R. (2005)

Pengen jadi pasukan yang khusus nanganin fenomena di dunia gaib? Lo harus mainin game yang satu ini! Di game yang mengusung genre survival horrorfirst-person shooter ini, lo bakal jadi Point Man, salah satu anggota F.E.A.R., satuan bersenjata yang khusus menangani kasus fenomena supernatural. Lo bakal punya refleks layaknya manusia super dalam ngelawan semua makhluk gaib. Dipenuhi monster nyeremin, ditambah kemunculan ALMA, bos utama berwujud anak kecil berbaju merah yang selalu menghantui lo, F.E.A.R. jadi salah satu game yang sayang buat lo lewatin.

Shooting game mngelawan musuh yang enggak kasat mata jadi pengalaman unik tersendiri. Soalnya, lo dituntut buat selalu waspada. Lo enggak pernah tahu kapan dan di mana musuh bakal nyergap lo. Ketegangan dengan intensitas tinggi ini bikin F.E.A.R. sangat layak buat dinikmatin di layar lebar.

5. Slender: The Arrival (2013)

Mengambil latar beberapa tahun setelah kejadian di game Slender: The Eight Pages, Slender: The Arrival masih mengisahkan seputar Lauren dan Kate. Lauren khawatir setelah menerima pesan yang mencurigakan dari Kate. Dia pun memutuskan buat menemui kawan dari masa kecilnya itu. Perjalanan Lauren harus dilanjutin dengan berjalan kaki karena jalanan yang terhalang pohon roboh. Seiring perjalanan, Lauren nemuin banyak hal yang mencurigakan, mulai dari rumah Kate yang berantakan, gambar-gambar aneh bertebaran, sampai kemunculan Slenderman, antagonis yang berupa makhluk tinggi besar dengan setelan jas, lengan panjang, dan muka rata.

Atmosfer mencekam bakalan terus menemani perjalanan lo. Nah, kalau tiba-tiba layar lo kayak kena gangguan statis, itu artinya Slenderman lagi berada di dekat lo. Maka, lo harus cepat ambil langkah seribu!

Kabar baik datang buat penggemar game horor yang satu ini. Kabarnya, lo enggak harus nunggu lama buat bisa nikmatin game ini dalam bentuk tontonan. Soalnya, tahun depan film Slenderman bakalan rilis! Jadi, kita tunggu aja. Menurut lo, apakah filmnya bisa nyaingin kesuksesan di game?

6. Left 4 Dead (2008)

Game berlatar belakang perjuangan hidup dalam ngelawan gerombolan zombie selalu menarik perhatian, enggak terkecuali Left 4 Dead. Sukses setelah rilis pada 2008, game ini nawarin ketegangan dan tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Empat orang karakter dituntut bekerja sama dalam mengalahkan tiap gerombolan zombie dan monster mutan yang muncul buat bisa sampai ke tempat yang aman. Layaknya game first-person shooter, lo akan dibekali sama berbagai macam senjata buat bertempur, dimulai dari wajan sampai pelontar granat. Walaupun berbekal senjata yang mumpuni, tanpa kerja sama yang apik, jangan harap lo bisa lolos hidup-hidup.

Enggak cuma penuh dengan pertempuran ngelawan zombie, game ini juga nyajiin latar belakang cerita soal empat karakter tersebut yang menarik dan layak buat diangkat ke layar lebar. Namun, ya, tentu aja daya tarik utama dari game ini adalah perjuangan buat bisa tetap hidup.

7. Fatal Frame 2: Crimson Butterfly 

Tak mungkin bila rasanya seri kedua dari Fatal Frame ini tidak masuk ke game horror paling mengerikan di sepanjang masa.  Meski seri pertama juga cukup mengacak-acak jantung pemainnya, seri kedua dinilai paling mengerikan dari semua seri yang pernah ada.

Dirilis oleh Tecmo pada 2003 silam, Fatal Frame bercerita tentang saudara kembar Mio dan Mayu yang tersesat di sebuah desa yang tidak berpenghuni. Di sana, mereka menemukan banyak kejanggalan dan diancam oleh para makhluk halus yang ternyata mengisi desa tersebut. Berbekal kamera obscura, mereka harus menghabisi makhluk gaib tersebut dengan memotretnya demi bisa bertahan hidup.

Unsur horror Jepang begitu terasa nyata di game ini. Fatal Frame bisa dibilang merupakan gabungan dari film Ju-On, Kairo, The Ring, yang mana menghadirkan elemen terror yang begitu nyata bagi para pemainnya. Latar suara dan tempat pun menjadi bumbu utama di game ini sehingga membuat Fatal Frame 2 menjadi game horror yang tidak mudah untuk dilupakan.

8. Silent Hills

Meski hanya memiliki embel-embel P.T. atau Playable Trailer, popularitas Silent Hills menyaingi seri orisinilnya sendiri. Sayangnya, proyek pengembangan game yang dibesut oleh Hideo Kojima (director Metal Gear Solid) dan sutradara horror kondang Guillermo Del Toro ini kandas di tengah jalan.

Silent Hills merupakan seri game terbaru Konami yang menampilkan gameplay survival horror dan juga memadukan cara pandang karakter first person. Playable teaser-nya bisa dibilang sangat mengerikan dan sudah mampu memberikan pandangan kepada gamer bahwa Silent Hills bisa menjadi salah satu game yang (seharusnya) sangat menjanjikan untuk dirilis.

Durasi game ini terbilang sangat pendek (ya, karena mungkin hanya demo). Lo sebagai pemain akan dikurung di sebuah rumah dan mengitari koridor secara terus menerus untuk menguak misteri apa yang sedang terjadi di rumah tersebut. Bayangkan, lo harus menelusuri koridor yang tadinya terang benderang, perlahan-lahan lampu yang ada di koridor tersebut mati satu persatu dan lo tahu bahwa lo tidak sendiri di rumah tersebut.

Itu tadi game horor yang menurut gue sangat layak buat diadopsi ke layar lebar. Menurut lo bagaimana? Masih mau nambahin lagi? Kasih tanggapan lo di kolom komentar, ya.

Your First Sidebar Widget

This dummy widget will automatically disappear after you will add some widgets to the Main Sidebar.